24 November 2025
Industri farmasi memiliki standar kebersihan yang sangat ketat karena setiap kontaminasi sekecil apa pun dapat memengaruhi keamanan dan kualitas produk obat. Untuk itu, fasilitas produksi harus menjalankan sistem kebersihan yang terukur dalam setiap proses. Standar dan pedoman yang diterapkan harus benar-benar dijalankan agar kualitas tetap terjaga dan proses produksi berlangsung secara aman serta terkendali.
Berikut beberapa langkah utama dalam menjaga standar kebersihan di lingkungan industri farmasi:
1. Pengendalian Kontaminasi di Area Produksi
Area produksi harus dirancang dan dikelola agar risiko kontaminasi dapat diminimalkan. Upaya yang dilakukan meliputi:
- Pengaturan alur udara bersih dengan filtrasi yang tepat
- Pemisahan area berdasarkan tingkat kebersihan atau risiko
- Pembersihan rutin sesuai jadwal yang berlaku
Kontaminasi silang perlu dicegah sejak awal agar tidak berdampak pada kualitas produk akhir.
2. Pemilihan Material Pembersih yang Tepat
Alat dan bahan pembersih yang digunakan harus mendukung higienitas area produksi. Kualitasnya harus:
- Tidak meninggalkan serat di permukaan
- Memiliki daya serap yang baik
- Aman digunakan pada permukaan peralatan
- Konsisten di setiap pemakaian
Karena alasan tersebut, banyak fasilitas farmasi kini meninggalkan kain majun dan beralih ke lap industri bebas serat yang lebih higienis dan lebih terkendali kualitasnya.
3. Higienitas Personel
Sumber kontaminasi terbesar di fasilitas obat berasal dari manusia. Karena itu, perusahaan harus memastikan:
- Pelatihan kebersihan dan prosedur kerja secara berkala
- Penggunaan pakaian kerja dan pelindung diri yang sesuai
- Proses masuk area produksi (gowning) yang dilakukan dengan benar
- Pembatasan akses ke area sensitif
Kedisiplinan personel menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas hasil produksi.
4. Pembersihan dan Dokumentasi yang Terstruktur
Setiap prosedur pembersihan harus dijalankan sesuai ketentuan dan dicatat dengan baik. Ini meliputi:
- SOP yang jelas dan mudah diikuti
- Jadwal pembersihan yang terencana
- Pencatatan alat dan bahan pembersih yang digunakan
- Audit berkala untuk memastikan efektivitasnya
Dengan dokumentasi yang rapi, proses kebersihan dapat dikendalikan dan ditinjau kembali bila diperlukan.
5. Perawatan Peralatan Secara Teratur
Peralatan produksi obat harus dibersihkan dan dirawat secara konsisten untuk mencegah penumpukan residu dan potensi gangguan pada proses. Perawatan yang teratur membantu menjaga area produksi tetap higienis dan stabil.
Menjaga kebersihan di industri farmasi merupakan bagian penting dari sistem kualitas produksi. Dengan mengendalikan kontaminasi, memilih material pembersih yang tepat, memastikan higienitas personel, serta menjalankan proses yang terdokumentasi dengan baik, fasilitas farmasi dapat mempertahankan standar kebersihan yang mendukung keamanan dan mutu obat yang dihasilkan setiap hari.
